Evy Yunita Pohan, Jadi Atlet untuk Angkat Martabat Keluarga

Evy mengisahkan, sebelum terjun menjadi atlet, ia sempat berprofesi sebagai tenaga pengajar di salah satu TK di Kota Binjai.

Editor: ayu prasandi
HO
Evy Yunita Pohan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kehilangan kaki kiri akibat kecelakaan pada 2017 lalu, tidak lantas membuat dara muda asal Desa Simambal, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Evy Yunita Pohan menyerah untuk menaikkan martabat keluarganya.

Bergabung menjadi atlet binaan National Paralympic Committee (NPC) Sumut pada tahun 2019, Evy berusaha mewujudkan cita-cita itu.

Baca juga: Agunarta Syarifuddin Manik, Raih Prestasi di Ajang Pemuda Pelopor Nasional 2021

"Yang diharapakan melalui profesi atlet ini, selain membuat prestasi untuk daerah dan bangsa, harus bisa jadi PNS. Walaupun disabilitas pengen angkat martabat keluarga," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (19/10/2021).

Kepada Tribun Medan, Evy mengisahkan, sebelum terjun menjadi atlet, ia sempat berprofesi sebagai tenaga pengajar di salah satu TK di Kota Binjai.

Agar fokus dan tampil maksimal, Evy pun harus rela meninggalkan profesi guru TK yang sudah dijalaninya selama setahun.

"Sekarang sudah engga (keluar jadi guru). Setelah masuk atlet, saya resign jadi guru biar bisa fokus di atlet," ucapnya.

Setelah tidak lagi menjadi guru TK, bakat terpendam Evy sebagai seorang atlet balap kursi roda ditemukan Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting.

Ditambah lagi, tim NPC Sumut kekurangan atlet wanita di nomor lomba balap kursi roda. Evy kemudian diarahkan untuk bergabung dan dibina dengan NPC Binjai yang masih di bawah naungan NPC Sumut.

Baca juga: Makam Raja Sisingamangaraja XII Ternyata Ada di Sionom Hudon, Berikut Sejarahnya

"Kebetulan atlet di balap kursi roda yang cewe belum ada waktu itu. Diarahkan ketua (Alan Sastra Ginting) lah ke sana. Alhamdulilah bisa nyatu sama saya, akhirnya sampai sekarang tetap di balap kursi roda," katanya.

Lanjutnya, tekadnya untuk membuat keluarganya bangga dengan olahraga semakin bulat, usai dukungan datang dari keluarga.

Dikatakan anak ke-11 dari 13 bersaudara ini, kekurangan yang dimilikinya bukan menjadi faktor penghalang.

"Yang memotivasi adah keluarga, walaupun disabilitas, tapi pengen angkat martabat dan buat keluarga bangga," ujarnya.

Disinggung mengenai perubahan apa yang dirasakan setelah menjadi atlet, Evy mengungkap, ada beberapa hal yang dialaminya.

"Lebih mandiri dan bertanggung jawab. Pertemanan lebih banyak lagi, terus lebih banyak bersyukur. Bahwa kita yang disabilitas masih bisa membuat harum nama daerah provinsi bahkan Indonesia," ujarnya.

Di ajang Peparnas ke-16 Papua 2021 nanti, Evy akan bermain di cabang olahraga (cabor) atletik, dengan nomor lomba balap kursi roda.

Baca juga: Darmin, Penasehat Investasi yang Miliki Prinsip Jujur Serta Pantang Menyerah

Biofile:

Nama: Evy Yunita Pohan
TTL: Simambal, 24 maret 1996
Cabor : Atletik ( balap kursi roda)

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
304 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved