Darmin, Penasehat Investasi yang Miliki Prinsip Jujur Serta Pantang Menyerah

Diungkapkan Darmin jika meraih empat izin profesi sekaligus, bukanlah hal yang mustahil jika memiliki keinginan untuk maju.

Editor: ayu prasandi
HO
Darmin 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hasil tak akan mengkhianati proses.

Hal ini dapat dirasakan Darmin, penasehat investasi hingga dirinya meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2004.

Adapun rekor muri yang ia raih yakni sebagai Orang Indonesia Pertama di Indonesia yang meraih 4 izin profesi lengkap di Pasar Modal, yakni Broker – Dealer, Fund Manager (Manager Investasi), Underwriter (Wakil Penjamin Emisi Efek ), Investment Advisor (Penasehat Investasi).

Baca juga: Rizki Akbar, Pemuda yang Viral di Medsos, Kupas Kelapa Ukuran Besar Pakai Mulut

Sebelum menjadi penasehat investasi, Darmin sudah berkecimpung sebagai banker selama 13 tahun sejak tahun 1987 hingga 1999 yang sukses menyelesaikan proyek merger dan akuisisi suatu bank.

Diungkapkan Darmin jika meraih empat izin profesi sekaligus, bukanlah hal yang mustahil jika memiliki keinginan untuk maju.

"Sebenarnya tergantung kemauan orang tersebut. Antusias dan ketekunan yang mencintai bidang pekerjaannya ini. Kalau di Pasar Modal ini sebenarnya gak susah, perlu ketekunan dan disiplin, ini tinggal proses masalah waktu saja," ungkap Darmin, Jumat (22/10/2021).

Dikatakan Darmin, kalau bicara mengenai pendapatan saja, tentunya ia cukup bekerja tekun sebagai broker-dealer. Namun, ia memilih untuk terus mengupgrade ilmu yang ia miliki.

"Saya orangnya senang belajar, rasa ingin tahu saya besar. Saya merasa pasar modal ini bidang yang menarik, jadi saya mau coba yang lain," ujarnya.

Sementara itu, menjalani proses hingga di tahap seperti ini, ia mulai mengenal dunia pasar modal saat mengikuti kursus selama sembilan bulan di Jakarta.

"Manusia ini hanya berencana tapi Tuhan yang menentukan. Dulu setelah selesai kuliah, ada program Management Development Program, kita dikasih pendidikan selama sembilan bulan ke Jakarta. Disini kita dibiayai hidupnya. Setelah terjun dan ikuti programnya, ternyata ini dunia yang sangat menarik, jadi kita melihat perbankan ini urat nadinya ekonomi. Jadi semakin kita belajar, kita semakin berminat," kata Darmin.

Darmin kecil lahir dari keluarga yang memang berlatarbelakang orangtua yang giat dalam berbisnis perhiasan emas di Pasar Sambas.

Dari orang tuanya lah, ia mendapat pelajaran hidup menjadi seseorang yang memegang nilai kejujuran dan tanggung jawab. Bahkan, ia membeberkan jika mampu menghasilkan uang saat duduk di bangku SD.

"Jadi sejak kecil, didikan orang tua saya itu di pasar Sambas Medan dengan buka toko mas kecil-kecilan. Sejak kecil kita dilatih untuk disiplin, jujur, mandiri, dan ditanamkan bahwa modal yang paling penting itu kejujuran. Jadi waktu saya SD kelas lima saya itu jual undian berhadiah tiap Minggu dibuka. Jadi kita jalan door to door untuk nawarin. Jadi kita dapat untung seperak dua perak, dan kita jajan dari sana," tuturnya.

Baca juga: dr Tota Manurung, Ketua Yayasan TB Soposurung Balige, Yakini Doa Nenek di Perjalanan Karirnya

"Kalau anak-anak sekarang kehidupannya sudah lebih enak ada asisten rumah tangga, ada robot yang bersihkan rumah, kalau dulu kita ngepel dan boleh main kalau pekerjaan rumah sudah selesai, jadi dulu itu diajarkan untuk disiplin," lanjut Darmin.

Dalam hal didikan orangtua yang cukup disiplin, Darmin bersyukur bahwa orang tuanya membebaskan dirinya memilih jalan hidupnya.

"Orangtua sebenarnya mengharapkan saya meneruskan bisnis mereka namun mereka juga memberikan kebebasan anaknya untuk memilih hidup. Waktu itu saya bilang mau coba dulu ilmu yang saya pelajari. Saya mau coba mengaplikasikan ilmu saya. Kalau tidak sukses dalam lima tahun, saya baru balik. Begitu kerja di bank dan berhasil, saya tidak balik lagi," jelasnya.

"Ini berjalan dari satu proses ke proses lainnya, yang penting kita menikmati prosesnya. Dalam pekerjaan itu tentu ada suka dan dukanya. Kita anggap kalau ada kendala itu tantangan untuk kita naik kelas, ya kita harus menikmati itu," lanjut Darmin.

Bagi Darmin, belajar itu tidak memandang usia. Bahkan dirinya juga senang belajar dari anak muda yang saat ini memiliki antusias yang tinggi untuk belajar mengenal dunia investasi.

"Saya berterima kasih kepada anak millenial sekarang yang memiliki kemampuan belajar yang cepat. Banyak influencer Milenial muda yang cara belajar mereka bagus, disiplin. Dengan kemajuan teknologi, jadi penyebaran teknologi jadi lebih cepat. Orang dapat memperoleh informasi dengan cepat untuk belajar. Kalau dulu kita harus beli buku atau pergi keluar negeri untuk belajar," kata Darmin.

Sementara itu, tak lupa juga Darmin memberikan tips sukses yang dia ambil dari akronim nama dirinya. D.A.R.M.I.N, yakni D  untuk Developing 3 H HEAD (INTELIGENSIA), HEART (hati nurani /emotional Quotient), dan Hand (skill).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
303 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved