Andi Fauzan Permatani, Atlet Renang Medan, Awali Karir dengan Ikuti Turnamen 

Hobi berenang sejak kecil membuat orang tuanya mendaftarkan Fauzan ke klub renang di Medan.

Editor: ayu prasandi
HO
Andi Fauzan Permatani 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Andi Fauzan Permatani atlet renang Kota Medan satu dari ratusan orang yang mendapat tiket diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.
 
Pelajar SMA Negeri 4 Medan ini sukses mengambil tiket pada cabor renang dalam arena Porwil Sumatera X/2019 yang digelar di Bengkulu Nopember lalu.

Pemborong medali emas pada Porwil Kota Medan IV/2018 ini sukses meraih emas pada nomor 1500 meter gaya bebas putra, meraih perak nomor 400 meter gaya bebas putra dan mendulang perunggu pada nomor 400 meter gaya ganti putra.

Hobi berenang sejak kecil membuat orang tuanya mendaftarkan Fauzan ke klub renang di Medan.

Dari sana ia memulai karier profesionalnya dengan mengikuti turnamen di dalam maupun di luar negeri.

Baca juga: Lirik dan Chord Gitar Lagu Batak Dang Na Ujui Be Ho yang Dipopulerkan Penyanyi Lestari Br Hutasoit

Hal ini terbukti atlet yang doyan nasi goreng ini tercatat sebagai peraih medali emas pada Kejuaraan Renang Antar pelajar se-Kota Medan yang digelar Amphibi Swimming Club (ASC) Universitas Negeri Medan pada tahun 2013.

Sebagai perwakilan SDN 060884 Medan. Fauzan berlaga pada nomor KU-IV gaya dada 50 m.

Pada usia yang masih belia, dirinya dinobatkan sebagai perenang terbaik pada ajang kejua­raan renang antar kelom­pok renang provinsi se-Sumatera (Krapsu) di Medan 2015 dengan torehan 7 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

Selain itu, mendulang perunggu Kejuaraan Park Sakti Cup 2015 di laga 100 m gaya kupu-kupu.

Impian yang telah diwujudkan menuju PON Papua, tidak membuatnya bangga namun tetap semangat latihan untuk mewujudkan kembali meraih medali pada ajang pesta olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali dengan misi membawa Sumut Bermartabat.

"Keberhasilan meraih tiket PON ini semua karena Allah SWT karena kita selalu berdoa dan berusaha setiap mengikuti pertandingan.

Prestasi yang diraih juga sebagai wujud nyata dari latihan yang selama ini dilakoni. Prestasi yang diraih Insya Allah diwujudkan kembali pada ajang PON di Papua," ujar anak dari pasangan Widi Trihan­dianto D Putra dan Susi Nurdianingsih di Medan.

Baca juga: Jesselyn Lauwreen, Finalis MasterChef Indonesia Asal Medan, Belajar Masak hingga ke Paris

Ia pun memiliki impian untuk bisa tampil diajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional. Tentunya dengan misi membawa nama harum  Sumut, khususnya Medan dan Negara Indonesia di mata dunia. 

Perenang yang dilahirkan di Medan ini dikenal termasuk yang rajin dalam latihan dan selalu mengikuti pertandingan walaupun tidak selalu menjadi juara pertama, tapi ia tetap giat berlatih.

Saat latihan pemilik tinggi 175 cm dan berat 63 kg mulai mempelajari gaya punggung, gaya kupu-kupu dan gaya bebas, tepat berusia 11 tahun, Fauzan mulai menyukai pada nomor gaya bebas.

Perjuangan untuk menuju PON Papua untuk berlaga dan bersaing dengan atlet daerah lain, membuat perenang yang dilahirkan 17 tahun ini mengeluarkan biaya sendiri untuk latihan di Pari Sakti Jakarta.

Hal ini dilakukan Fauzan untuk mempersiapkan dirinya lebih matang lagi dan telah latihan di Pari Sakti Jakarta sejak September 2019.

Baca juga: Wahyuni Pra Rahelia, Pesepakbola Wanita Sumut yang Pernah Ikut Silat

“Saat ini fokus latihan renang di Jakarta dengan pelatih M. Akbar Nasution yang merupakan mantan perenang nasional. Apalagi pelatih saya memborong enam medali emas di PON XVIII/2008 Kaltim membela Jambi.

Selanjutnya Pada PON XVIII/2012 Riau, meraih 1 emas dengan membawa kontingen Sumatera Selatan.

Prestasi yang diraih sang pelatih mudah-mudahan dapat dititiskan kepada saya untuk membangkitkan kembali kejayaan renang Sumut, tentunya membawa Sumut Bermartabat menuju podium I," pungkasnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
272 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved