AKP Djoko Lelono, Kasat Lantas Polres Binjai, Ternyata Punya Cerita Terpendam Ini

Namun, saat itu kata dia anak sulungnya bercerita mengenai ayah dari temannya yang mengemban jabatan sebagai Perwira Polisi. 

Editor: ayu prasandi
HO
AKP Djoko Lelono saat bersosialisasi 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI- Kasat Lantas Polres Binjai AKP Djoko Lelono, ternyata miliki cerita terpendam sebelum menjabat sebagai Perwira Polisi, Selasa (10/8/2021). 

Saat berpangkat Aipda pria yang akrab disapa Joko ini, bercerita tak ingin menjajah karir pendidikan di Kepolisian.

Dirinya mengaku, sudah nyaman bekerja sebagai bawahan guna melayani masyarakat. 

Baca juga: Muttaqin Harahap, Kajari Langkat, Penerima Penghargaan Terbaik Penanganan Korupsi Tahun 2020

Namun, saat itu kata dia anak sulungnya bercerita mengenai ayah dari temannya yang mengemban jabatan sebagai Perwira Polisi. 

"Saat itu, anak saya nanya Ayah pangkatnya apa?. Teman aku ayahnya Perwira Polisi," kata dia, saat ditemui di ruang kerjanya, Mapolres, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Binjai

Kemudian, Joko bertanya kepada si Sulung, bahwa pangkat Ayah teman anaknya apa. Karena, si anak tidak mengerti mengenai pangkat, Joko kemudian menggambarkannya di kertas. 

"Karena dia belum tau pangkat, saya gambarkan pangkat di kertas kasih lihat dia. Kemudian dia menunjuk satu tanda, dan benar ayah temannya memang Perwira dan saya masih Aipda," ucapnya, dengan senyum. 

Setelah itu, Joko menjelaskan kepada si anak, bahwa untuk mengemban jabatan yang sama mesti melewati beberapa tahapan, yaitu menjalani pendidikan lagi. 

Lalu, si anak bertanya kepada Joko, kenapa tidak sekolah lagi untuk melanjutkan karir menjadi seorang Perwira Polisi. Karena kesederhanaannya dalam bekerja, ia bilang tidak ingin meninggalkan keluarga saat mengemban jabatan lain.

Baca juga: Andi Fauzan Permatani, Atlet Renang Medan, Awali Karir dengan Ikuti Turnamen 

"Terus anak saya bilang, bapak sekolah kenapa. Saya bilang kalau saya sekolah nantinya bapak tinggalkan keluarga, kalian gimana," ungkapnya. 

Anak lalu mengatakan, bahwa tidak perlu dikhawatirkan meninggalkan keluarga. Lantaran, anak mengaku lambat lain akan tumbuh dewasa dan menjadi seroang pribadi yang mandiri. 

Karena mendengar hal itu, ia kemudian meminta kepada empatnya untuk berunding menyoal karir yang akan dipilih Joko. 

"Terus saya minta anak saya berunding, anak saya masih kecil semua, ada empat anak saya yang paling besar sekolah SMP," ujar dia. 

Setelah beberapa saat, keempat anaknya mendatanginya dan mengatakan setuju Joko pergi meninggalkan keluarga sementara, guna mengemban pendidikan jabatan Perwira Polisi. 

Joko lalu terharu dan bangga kepada empat anaknya, karena doa keluarga mengantarkannya sebagai petinggi Polisi di Polres Binjai. 

Baca juga: Nurul Ayu Ifany, Owner Sayur Mayur Online Medan, Sukses Ubah Sistem Jualan Offline ke Online

"Mereka setuju untuk sekolah. Dan itu lah yang membuat motivasi saya untuk menjengjang karir di kepolisian," ucapnya. 

Menurutnya, jabatan dalam pekerjaan apapun tidak sepenuh membuat kenyamanan bekerja, bilamana keluarga diabaikan. 

Katanya, keluarga dalam hal yang utama dapat mengantarkannya sukses dalam bekerja dan menjalani kerjasama dengan lainnya. 

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
274 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved