Syuthay, Band Asal Medan Yang Mainkan Musik Stoner Metal

Seperti pada Februari lalu Syuthay baru saja merilis single berjudul Pers yang dikeluarkan bertepatan dengan Hari Pers Nasional.

Editor: ayu prasandi
HO
Syuthay, band stoner metal asal Medan yang akan merilis album ke tiganya tahun ini. Syuthay saat ini terdiri dari Friend (vocal), Hawari (drum), Nugi (Gitar) dan Hengky (bass) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Band stoner metal asal Medan ini cukup dibilang betah memberi warna skena permusikan Medan.

Memulai perjalanan sejak 2011, band yang memiliki aliran dari perpaduan heavy metal, psychedelic rock, blues rock, dan doom metal ini terus memperkuat eksistensinya dengan rencana perilisan album yang siap disambut tahun ini.

Baca juga: Lusty Malau, Aktivis Wanita Yang Bangun Ruang Aman untuk Penindasan Perempuan di Sumut

Terinspirasi dari filosofi Yin dan Yang yakni bermakna keseimbangan, Sang vocalis, Friend Gultom mengatakan bahwa musik Syuthay ingin berada di tengah-tengah.

Artinya akan terlalu keras dimainkan di acara-acara yang cenderung membutuhkan musik lembut dan tidak terlalu keras jika dimainkan acara-acara yang memainkan musik keras.

"Syuthay sendiri dikasih nama sama salah satu temen yang juga vocalis band death metal.

Pada saat itu aku yang kebetulan sering nongkrong sama dia membahas nama band dan dia bilang kenapa gak Syuthay aja terus waktu aku denger kayaknya keren dan agak aneh setelah aku nuliskan Syuthay dikertas aku ngambil dua Y yang terdapat di tulisan syuthay dan mengambil makna yin dan yang yang artinya keseimbangan dimana musik syuthay nantinya berada di tengah tengah.

Terlalu keras untuk main di acara soft dan terlalu middle untuk main di acara keras," ujar Friend kepada Tribun Medan, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Lirik Lagu Perjuangan Sora Mindo Karya Djaga Depari, Ada Pesan Kemerdekaan

Meskipun beberapa kali mengalami pergantian personel, Syuthay masih produktif hingga kini.

Seperti pada Februari lalu Syuthay baru saja merilis single berjudul Pers yang dikeluarkan bertepatan dengan Hari Pers Nasional.

"Pergantian personel Syuthay sudah tiga kali, ini formasi yang ke tiga. Formasi yang masih bertahan sekarang adalah aku di vocal, Hawari di drum, Nugi di gitar, dan Hengky di bass," ujarnya.

Menjelang sembilan tahun usia band stoner Medan ini, Syuthay dengan gagahnya telah melakukan tur ke berbagai kota luar Sumatera pada 2017 lalu.

Tur ini sekaligus menjadi pengalaman paling menarik, khususnya bagi sang vocalis sekaligus pencetus band ini.

Baca juga: Margery Levina, HR Yang Jago MC dan Bernyanyi, Sudah Produktif Sejak Kecil

"Yang paling menarik itu bisa melakukan tur ke Pulau Jawa sih. Itu yang paling berkesan. Karena bisa main dan ketemu sama temen temen yang awalnya kami kenal di media sosial dan akhirnya bisa ketemu dan berbagi keadaan kancah musik di kota masing-masing itu berkesan sekali," kata Friend.

Menutup perbincangan, lelaki yang mulai bermusik sejak SMP ini mengatakan dirinya berharap Syuthay bisa terus menjaga eksistensinya hingga personelnya beranjak tua.

"Penginnya sih Syuthay bisa tetap ada sampai kami uda pada tua dan enggak sanggup ngeband lagi. Kalau bisa juga punya jet pribadi supaya kalau tur lebih gampang," pungkas Friend.

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved