Makna 30 Hari Baik Menurut Kalender Suku Karo dan Terjemahannya

Konon cerita leluhur suku Karo terdapat hari baik dan hari tidak baik di 30 hari dalam sebulan. 

Editor: ayu prasandi
HO
Kalender Suku Karo 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Konon cerita leluhur suku Karo terdapat hari baik dan hari tidak baik di 30 hari dalam sebulan. 

Hal-hal seperti itu menjadi panutan orang-orang mada lalu dan masih terikut sampai saat ini.

Sehingga jika seseorang hendak merencanakan sesuatu, misalnya pernikahan, keberangkatan ke tempat jauh, berperang, memasuki rumah baru dan berbagai kegiatan lainnya, biasanya selalu disesuaikan harinya.

Maka "Guru sibeloh niktik wari" (datu) akan melakukan perhitungan dan menyarankan hari tertentu.

Baca juga: Lusty Malau, Aktivis Wanita Yang Bangun Ruang Aman untuk Penindasan Perempuan di Sumut

Berikut 30 Nama Hari Dalam Satu Bulan dan terjemahannya: 

Tanggal 1, Hari Aditia : Wari medalit, mehuli mena, ngumbung, arih-arih atau runggu.

Arti: Hari yang baik untuk musyawarah desa atau berkumpul 

Tanggal 2, Hari Suma : Wari sidua nahe, manusia ras manuk, wari kurang mehuli, ngkuruk lubang lamehuli, mehuli erburu, niding, ngkawil, njala. 

Arti: Hari yang baik untuk berkaki dua seperti memancing, melakukan hubungan intim bagi yang sudah menikah. 

Tanggal 3, Hari Nggara: Wari merawa/merampek, mehuli erperang, ngulak, buang sial, erbahan tambar, erburu, ngerabi, ndapeti mehuli, sinidapeti latahan.

Sumber: Tribun Medan

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved