Band Fingerprint Hardcore Medan, Manggung ke Asia Tenggara

Dari segi musikalitas, aransemen lagu di album Determinasi masih bermain di arena hardcore atau metal atau punk. 

Editor: ayu prasandi
HO
Fingerprint band hardcore Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Fingerprint band hardcore Kota Medan telah menjalani tur dan bermain di berbagai panggung mulai dari kota-kota di Indonesia. 

Tidak hanya di Indonesia, Fingerprint juga telah menjalani tur sampai ke Asia Tenggara. 

Band Fingerprint telah terbentuk sejak tahun 2005 dan telah merilis 2 album. 

Tahun ini, Fingerprint juga berencana untuk merilis album ketiga yang berjudul Determinasi.

"Ada part sing along dan riff yang lebih groovy dibandingkan lagu-lagu lain yang terdapat di dalam album Determinasi, " tuturnya, Minggu (11/7/2021). 

Album ini akan dirilis oleh dua label rekaman yang berbeda, yaitu Lawless Jakarta Records dalam format CD dan Disaster Records dalam format kaset pita.

Baca juga: Darmawel Chaniago, General Manager Grand Inna Medan, Ternyata Pernah Jadi Pemain Sinetron

Dari segi musikalitas, aransemen lagu di album Determinasi masih bermain di arena hardcore atau metal atau punk. 

"Tempo yang kencang, penuh dengan riff yang padat, heavy, dan MOSH!," ujarnya.

Beberapa waktu yang lalu juga, Setelah merilis single pertama yaitu Polemic pada bulan April yang lalu, kali ini Fingerprint telah merilis single kedua bertajuk Dongan Sahuta pada tanggal 7 Juli 2021.

"Dongan Sahuta dalam bahasa Batak memiliki arti teman sekampung. Lagu Dongan Sahuta sendiri bercerita tentang perjuangan anak rantau, " katanya. 

Single ini dirilis dalam bentuk lyric video di kanal youtube Fingerprinthc dan dapat didengarkan lewat Bandcamp dengan link fingerprinthc.bandcamp.com. 

Untuk lyric video single Dongan Sahuta masih tetap dikerjakan oleh Jusuf Habibie yang sebelumnya dipercayakan untuk mengerjakan lyric video Polemic.

Baca juga: Makna 30 Hari Baik Menurut Kalender Suku Karo dan Terjemahannya

Vokalis Fingerprint Putra menjelaskan, Lagu Dongan Sahuta ditujukan untuk menyapa mereka yang terus semangat dan survive dengan perjuangan hidupnya masing-masing.

Dongan Sahuta diharapkan dapat menjadi anthemic song untuk teman-teman yang juga memiliki pengalaman serupa.

Ia dan personil lainnya berharap lagu bertajuk Dongan Sahuta dapat menjadi anthemic song untuk teman-teman yang juga memiliki pengalaman serupa. 

(cr9/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved