Arti O Simulih Karaben Karya Komponis Nasional Asal Karo Djaga Depari Yang Menyentuh Hati

Lagu yang disebut-sebut sebagai salah satu karya terbaik dari Djaga Depari ini, memang memiliki lirik yang sangat menyentuh emosi. 

Editor: ayu prasandi
HO
Ilustrasi Sore Hari 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Lagu O Simulih Karaben buah karya komponis nasional asal Karo Sumatera Utara, Djaga Depari musti sudah tidak asing di telinga masyarakat Karo.

Lagu yang disebut-sebut sebagai salah satu karya terbaik dari Djaga Depari ini, memang memiliki lirik yang sangat menyentuh emosi. 

Kata per kata dalam lagu ini juga juga sarat dengan ungkapan penderitaan yang dialami oleh manusia. 

Sedikit banyak, lagu ini bercerita tentang siklus kehidupan manusia seperti beban hidup, jiwa yang lelah dan kesepian juga ketidak pastian tujuan hidup. 

Baca juga: Arya Kusuma, Atlet Buku Tangkis Sumut, Sempat Rela Tinggalkan Keluarga untuk Raih Prestasi

Semuanya dirangkai dengan kata-kata yang sederhana sehingga menyentuh hati setiap pendengarnya.

Meski demikian banyak pula yang beranggapan bahwa lagu tersebut, tercipta dengan latar belakang pasca perang kemerdekaan. 

Sebab usai perang kemerdekaan, banyak orang-orang yang kehilangan sanak saudara dan tempat tinggal.

Sehingga mereka tidak tahu kemana lagi harus pergi sebagaimana disebutkan di lirik lagunya, Nde aku kuja mulih ku gundari,

Ija ndia inganku ngadi-ngadi yang artinya Namun, kemana aku pulang kini
Dimanakah gerangan tempatku mengadu.

Untuk judulnya, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, O Simulih Karaben memiliki arti Hei Orang yang pulang Sore Hari.

Lebih lengkapnya berikut lirik dan arti lagu O Simulih Karaben Karya Djaga Depari.

Baca juga: Elina Soka, Gelandang PSMS Medan, Punya Hobi Kuliner dan Jalan-jalan

O Simulih Karaben

Karya Djaga Depari

Benna ka menda wari bage
Langit pe tempa erkire kire
Mulih kurumah kari
Si erdahin i sabah

Lit sora kalak erdilo-dilo
Sora ndilo mulih ralo-alo
Seh ka i rumah kari
Banci ka nge ia ngadi ngadi

Nde aku kuja mulih ku gundari
Ija ndia inganku ngadi-ngadi
Latih kel bage suari ras berngi
Denden rukur picet ari
O… si mulih karaben

Ercakap aku la radum
Arih-arih la erteman nake
Kerah iluh rusursa ngandung
Erdalan pe la terjingkangken nande
O … si mulih karaben

Baca juga: Daftar Gubernur Sumut Dari Tahun 1948 hingga 2021, Edy Rahmayadi Gubernur ke-18

Artinya

Hei Yang Pulang Sore Hari

Hari pun kini menjelang sore
Langit pun seperti terpasang tirai
Pulang lah ke rumah
Orang yang bekerja di sawah

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
223 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved