7 Keistimewaan Kopi Sidikalang Yang Wajib Diketahui, Pesaing Kuat Kopi Brazil

Kopi Sidikalang tumbuh di daerah hawa dingin dan jenis tanah yang subur di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Editor: ayu prasandi
HO
Kopi Sidikalang yang memiliki citarasa khas 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bagi Anda penikmat kopi hitam, tentu sudah mengenal Sidikalang'>Kopi Sidikalang. Sesuai namanya, kopi ini berasal dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara.

Sidikalang adalah ibu kota Kabupaten Dairi, yang terletak di daerah pegunungan nan sejuk.

Jaraknya tidak begitu jauh dari Kota Medan, bisa dijangkau dengan jalur darat saja dalam waktu tempuh 4-5 jam.

Untuk mengetahui kenikmatan Sidikalang'>Kopi Sidikalang juga dipengaruhi oleh letaknya.

Kopi Sidikalang tumbuh di daerah hawa dingin dan jenis tanah yang subur di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Selain Sidikalang, beberapa daerah seperti Sipirok, Mandailing, Lintong Ni Huta, Tarutung juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Sumatra Utara.

Nah, kira-kira apa saja kelebihan Sidikalang'>Kopi Sidikalang ini?

Berikut telah dirangkum 7 keistimewaan Kopi Sidikalang. Mari bahas satu persatu.

Baca juga: Stephanie Santira Pandia, Dokter yang Juga Mencintai Dunia Jurnalistik

1. Kualitas Sidikalang'>Kopi Sidikalang

Kopi Sidikalang berasal dari biji kopi robusta yang dikenal memiliki kadar kafein tinggi, mencapai 70-80%. Artinya, kurang lebih dua kali lipat dari kadar kafein kopi arabika.

Dengan kondisi tanah yang mendukung, juga membuat kualitas kopi robusta Sidikalang semakin disegani.

Tanaman kopi sebaiknya tumbuh di atas minimal 700 mdpl. Dan rata-rata kopi Sumatra tumbuh di atas 1000 mdpl.

Sehingga, kualitas biji kopi yang dihasilkan memiliki fisik dan karakter rasa yang lebih kuat. Itulah yang membedakan kopi Sumatra dari kopi jenis lainnya.

Kopi ini juga sudah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis dengan nomor registrasi IG002018000021.

Baca juga: Afif Abdillah, Anggota DPRD Medan, Merindukan Silahturahmi Secara Langsung Saat Ramadan

2. Harga Terjangkau

Saat ini kopi arabika di pasar internasional dibanderol dengan harga 3,2 dollar AS per kilogram. Sementara kopi robusta 1,5 dollar AS, harga tersebut hampir separuhnya.

Dengan perbandingan harga tersebut juga berpengaruh terhadap penjualan domestik.

Akibat nilai ekonomisnya yang rendah, masyarakat atau petani kopi di Sidikalang mulai beralih menanam kopi Arabika yang pohonnya tidak begitu tinggi dibandingkan dengan kopi robusta.

3. Ragam Pilihan

Saat ini, kita dapat memilih jenis kopi apa yang akan kita minum atau beli. Sama-sama nikmat dan murah tentunya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
206 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved