Teh Gambir dari Pakpak Bharat, Miliki Banyak Khasiat untuk Tubuh

Gambir dari Pakpak Bharat mengandung lebih dari 90 persen katekin, senyawa polifenol yang biasa ada pada teh.

Editor: ayu prasandi
HO
Benar Bancin saat mengeringkan daun tanaman gambir sebelum diolah menjadi bubuk teh. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gambir merupakan tanaman yang banyak ditemui di kawasan Kabupaten Pakpak Bharat.

Gambir biasanya dipakai orang untuk menyirih.

Namun, beberapa tahun belakangan, daun gambir mulai dijadikan sebagai bahan dasar untuk membuat minuman teh.

Adalah Benar Bancin, pemilik Industri Kecil Menengah (IKM) Maju Bersama yang berada di kawasan Dusun Sondel, Desa Kutatinggi, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat.

Baca juga: Nastar, Kue Kering yang Selalu Warnai Momentum Lebaran, Begini Cara Mudah Membuatnya

Benar Bancin saat mengeringkan daun tanaman gambir sebelum diolah menjadi bubuk teh.
Benar Bancin saat mengeringkan daun tanaman gambir sebelum diolah menjadi bubuk teh. (HO)

 

Benar sejak tahun 1990 sudah berprofesi sebagai sebagai pengepul gambir bubuk. 

Gambir bubuk adalah endapan dari getah gambir yang dicetak khusus dan komoditas itu biasa dipakai untuk menyirih. 

Sampai pada tahun 2013, Benar pun mengikuti pelatihan yang diadakan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dari Bogor.

Sehabis dari pelatihan itu, ia berusaha meracik teh dari daun tanaman gambir.

Beberapa kali Benar melakukan pengembangan hingga minuman teh yang dihasilkan menjadi lebih gelap. 

Gambir dari Pakpak Bharat mengandung lebih dari 90 persen katekin, senyawa polifenol yang biasa ada pada teh.

Sedangkan sisanya merupakan tanin.

"Katekin ini yang jadi obat, khasiatnya banyak. Makanya dibilang orang, dari sini yang terbaik," kata Benar.

Baca juga: Liberhot Pardede, 11 Tahun Berpetualang di Alam, Tuai Banyak Pelajaran Berarti

Kemudian teh dari daun tanaman gambir, ia produksi bersama beberapa pekerjanya.

Teh Gambir produksi Benar Bancin dikemas ke dalam kotak berlabel Teh Daun Gambir Sondel.

Dan kini sudah dijual luas.

Tidak hanya di toko grosir yang ada di Pakpak Bharat, tetapi juga melalui situs penjualan daring. 

Tak jarang juga mendapat orderan dari instansi pemerintahan.

Ada tips untuk menikmati teh gambir, Benar menyarankan untuk tidak memakai gula.

Rasa kelat disebut memiliki manfaat

"Supaya lebih merah warnanya, seduh lebih lama. Sekitar lima menit. Ini zat taninnya sudah dibuang. Itu zat yang bikin pusing," sebutnya.

Baca juga: 4 Tradisi Masyarakat Jelang Lebaran, Juga Dilakukan Di Sumut

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
198 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved