Nastar, Kue Kering yang Selalu Warnai Momentum Lebaran, Begini Cara Mudah Membuatnya

Untuk pembuatan kue-kue kering, biasanya masyarakat di Indonesia khususnya Sumatera Utara membuatnya dengan bergotong royong.

Editor: ayu prasandi
TRIBUN MEDAN/M FADLY
Pembuatan kue nastar 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bercerita tentang Lebaran, tak lengkap rasanya tanpa kue kering.

Ya, kue kering yang dibakar menggunakan open (pemanas) tradisional dengan menggunakan arang, masih dapat ditemui hingga kini.

Beragam kue lebaran kerap kita temukan saat berkunjung ke rumah sanak famili di momen lebaran Idul Fitri.

Baca juga: Cut Novita, Jadi Peneliti Sastra Fenimisme Asal Sumatera

Beragam kue kering seperti, nastar, bulan, kacang tojin, semplit, kacang Arab, bahkan kue bawang.

Pembuatan kue nastar
Pembuatan kue nastar (TRIBUN MEDAN/M FADLY)

Jenis-jenis kue tradisional ini, kerap kita temukan di dalam toples-toples kaca yang tersaji di masing-masing rumah masyarakat khususnya Sumatera Utara yang merayakan Idul Fitri.

Untuk pembuatan kue-kue kering, biasanya masyarakat di Indonesia khususnya Sumatera Utara membuatnya dengan bergotong royong.

Pembuatan kue-kue bakar tradisional, biasanya dilakukan kaum ibu-ibu maupun para gadis.

Namun, tahu kah kamu, kue yang paling digemari hampir setiap orang di saat lebaran itu adalah nastar atau kue nanas.

Nastar adalah sejenis kue kering yang diisi dengan selai buah nanas.

Baca juga: VIRAL Jokowi di Medsos Promo Bipang Identik Babi Panggang, Jubir Presiden Sebut Makanan dari Beras

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved