Tribun Medan Wiki

Kedai Kopi Apek, Sudah Ada Sejak 102 Tahun Lalu di Kota Medan

Kedai Kopi Apek merupakan usaha turun temurun keluarga yang didirikan oleh Thia Tjo Lie atau lebih dikenal dengan sebutan Apek. 

Editor: ayu prasandi
TRIBUN MEDAN/ANGEL
Kedai Kopi Apek 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kedai Kopi Apek merupakan satu diantara kede kopi bersejarah di Kota Medan, kedai kopi yang telah berdiri sejak 1919 ini berhasil selamat dari Perang Dunia ke-2. 

Kedai legendaris ini berada di Jl. Hindu No. 37, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tepat di seberang Pasar Hindu. 

Tempat ini tetap mempertahankan ornamen sederhana dan nilai historisnya, dan rasa yang melegenda sebagai kedai kopi tradisional, sehingga ketika duduk di ruangan akan terhirup aroma klasik dari tempat tersebut. 

Kedai Kopi Apek merupakan usaha turun temurun keluarga yang didirikan oleh Thia Tjo Lie atau lebih dikenal dengan sebutan Apek. 

Nama Apek diambil dari bahasa Tionghoa yang artinya kakek.

Saat ini Kopi Apek dikelola oleh generasi ketiga dari keturunan Thia Tjo Lie bernama Suryanti. 

"Usaha ini turun temurun yang sekarang mengurus ini merupakan keturunan ketiga," Ujar Pengurus Kedai Kopi Apek Yuni, Rabu (31/3/2021). 

Baca juga: Legenda Lau Kawar, Kisah Kesalahpahaman Yang Berujung Petaka

Ornamen bangunan tua dengan perpauan cat putih dan hijau tosca ini hanya menyediakan bangku sekitar 20 buah dan 7 buah meja, sehingga kedai Apek menghadirkan kesan kekeluargaan untuk para pelanggannya. 

Berbeda dengan kafe kekinian yang menawarkan daftar varian menu, Kedai Apek memberikan kesan seperti pelanggan lama yang telah sering menikmati minuman disana. 

"Menu favorite disini kopi susu dingin, kalau bapak-bakak biasanya kopi panas sambil menunggu istri nya belanja didepan atau singgah sebelum berangkat kerja " sambungnya. 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved