Tribun Medan Wiki

Kisah 7 Dukun Penantang Tuan Jonggi Di Pasir Silalahi Danau Toba, Berakhir Dalam Guci Sibiaksa

Ada 7 dukun penantang yang berhasil ditaklukkan Datu Tuan Jonggi Di Pasir Silalahi. Satu diantara 7 datu tersebut masih lajang.

Editor: ayu prasandi
TRIBUN MEDAN/ ARJUNA BAKARA
Tiga cawan yang berada di altar tempat berdoa atau pamele-melean di arah Timur Pulo Tolping. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR -Tersebutlah seorang Datu yang cukup sakti dari Tolping Pulo Samosir.

Dia anak dari Silalahi Raja bernama Tuan Jonggi Di Pasir Silalahi.

Kabar kesaktiannya yang terdengar ke penjuru wilayah membuat datu-datu dari Seberang Danau Toba terpancing menandingi kesaktiannya.

Sebagai konsekuensinya, siapa yang kalah tentu nyawanya diberikan kepada pemenang pertandingan.

7 Datu penantangnya berhasil dia taklukkan, dan 7 manusia ini pun digongseng lalu diambil cairan atau sari pati tubuhnya.

Disimpan ke dalam "Hajo" atau guci, dinamai sebagai Sibiaksa atau lazim dialegtika penyebutan Sibiangsa.

Bergegas dari Kawasan Wisata Tomok menuju Desa Tolping menggunakan sepeda motor dengan kecepatan 40 Km per jam hanya butuh waktu sekitar 20 menit.

Www.tribun-medan.id pertama sekali menemui Ama Ni Fani Silalahi di sekitar Lumban Bona-bona Tolping pada November 2020 lalu.

Jalur menuju Tolping sangat mudah dijangkau. Bila ingin melintasi jalur darat, masuk dari gerbang Tele dan turun ke Pangururan. Selanjutnya menuju Arah Simanindo kemudian tiba di Tolping.

Sedangkan dari Kabupaten Toba ada dua pilihan, yakni menaiki fery penyeberangan reguler yang sandar di Kecamatan Onan Runggu. Sebaliknya dari Dermaga Ajibata tujuan Tomok-Ambarita, dan juga dari Kabupaten Simalungun dari Pelabuhan Tiga Ras Dermaga Simanindo.

Sumber: Tribun Medan
Halaman1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved