Kacang Sihobuk Cemilan Khas Tapnuli

Sementara Tarutung Kabupaten Tepnuliutara, terkenal dengan Kacang Sihobuknya. Maka, dari itu kacang ini menjadi buah tangan dan cemilan khas Taratung

@kacang_garing_sihobuk
Kacang Sihibuk dengan kemasan kaleng Khas Tarutung, Rabu (14/10/2020) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Kalau di Garut terkenal dengan dodol Garut-nya, di Yogya terkenal dengan Bakpianya dan Medan terkenal dengan Bika Ambonnya. Sementara Tarutung Kabupaten Tepnuliutara, terkenal dengan Kacang Sihobuknya.

Maka, dari itu kacang ini menjadi buah tangan dan cemilan khas Taratung Kabupaten Tapanuliutara.

Kacang ini kerap sekali menjadi buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke Tarutung. Berdasarkan caeritanya, nama Kacang Sihobuk ini merupakan nama merk dagang yang diambil dari nama desa Sihobuk di Tarutung.Menurut masyarakat setempat, Jimmy Wira Siregar (35) berdasarkan mendengar cerita dari orang tuanya dahulu. Sekitar tahun 1982, pernah terjadi bencana alam tanah longsor di desa Sihobuk yang mengakibatkan porak-poranda.

Sebanyak 12 orang korban jiwa ditemukan tertimbun longsoran tanah tersebut. Setelah kejadian tersebut, penduduk pun dipindahkan ke Perumnas Baringin Silangkitang Kecamatan Sipoholon. Kemudian, untuk mengenang kejadian tersebut, masyarakat kemudian memasak kacang, dimana kacang tersebut dinamai Kacang Sihobuk.

Sehingga, sampai saat ini kacang tersebut terkenal dengan Kacang Sihobuk di mana-mana. Memang desa Sihobuk ini dikenal dengan desa yang mayoritas penduduknya merupakan petani. Nah, jika pada masa dahulu Kacang Sihobuk hanyalah untuk dimakan saja. Namun seiring berjalannya waktu para masyarakat di desa Sihobuk mulai memikirkan untuk mengengolanya dengan lebih serius.

Baca juga: Feisal Edno Tanjung

Hal ini juga dapat terlihat dari begitu banyaknya sekarang para penjual Kacang Sihobuk di tepi-tepi jalan sekitar daerah Silangkitang dan juga di daerah Lapo Gambiri dan tentunya tidak ketinggalan juga di daerah pusat kota Tarutung dan Terminal Madya Tarutung. Bahkan, di daerah Parapat dan Samosir pedagang kacang ini juga dapat ditemui.

Selanjutnya, dalam proses pembuatan Kacang Sihobuk dapat dikatakan cukup unik, meskipun memakan waktu yang cukup lama. Cara prosenya dengan cara kacang yang telah dipilih dengan kualitas yang baik. Kemudian, direndam beberapa hari, biasanya direndam selama 2 hari.

Kacang Sihobuk Khas Tarutung, Rabu (14/10/2020)
Kacang Sihobuk Khas Tarutung, Rabu (14/10/2020) (@kacang_garing_sihobuk)

Setelah itu dilakukan penjemuran, kemudian barulah kacang di gongseng dengan pasir di dalam sebuah wadah yang memakan waktu sekitar 1 jam sampai 1 setengah jam. Wadah yang biasa di gunakan, yakni drum yang terbuat dari besi, di letakkan diatas api yang bersumber dari kayu bakar.

Lalu, proses pembuatan inilah yang menjadikan Kacang Sihobuk memiliki tingkat ke-garingan dan cita rasa yang kuat. Sehingga, Kacang Sihobuk berbeda dari kacang-kacang lainnya yang ada di Indonesia. Nah, untuk harga Kacang Sihobuk bekisar mulai dari Rp 10 ribuan, hingga Rp 20 ribuan per bungkus. Sementara, kemasan kaleng mulai dari Rp 260 ribuan sampai Rp 370 ribuan.

Sumber:

- Jimmy Wira Siregar warga Tarutung

- bobo.grid.id

Ikuti kami di
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved