Teater Garis Lurus Langkat Melestarikan Budaya Melalui Pembuatan Video Tari Melayu

Pelestarian Budaya Indonesia memang sangat penting, karena hal ini merupakan wujud masyarakat menjaga jati diri bangsa, dan menjaga eksistensi budaya.

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Pengasuh Sanggar Seni Pusaka Aru Teater Garis Lurus Langkat, Datok Seri Drs. H. Zainal Arifin.AKAi. Si, M.Pd, sedang mengambil gambar Tari Zapin Langkat di Mangrove Lubuk Kertang, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Pelestarian Budaya Indonesia memang sangat penting, karena hal ini merupakan wujud masyarakat menjaga jati diri bangsa, dan menjaga eksistensi budaya. Upanya ini tak lain agar kebudayaan yang ada di Indonesia tidak akan luntur atau menagalami kepunahan. Hal yang senada dilakukan oleh Teater Garis Lurus Langkat, yakni melestarikan budaya melalui pembuatan video tari Melayu, Jumat (25/9/2020).

Koordinator penggarapan vidio tari Melayu, Felian Ariska. S.Sos, menjelaskan dengan pembuatan vidio tari ini, lalu disebarkan ketengah masyarakat, sehingga generasi muda yang mencintai budaya Melayu ini akan mampu belajar secara langsung dengan panduan vidio tari tersebut. Hal tersebut sebagai upaya penguatan kearifan lokal dan menimbulkan rasa kebersamaan dalam penguatan akar kesatuan bangsa, sehingga mampu mencegah konflik sosial.

“Upaya pembuatan video tari merupakan kerja Sama dengan Direktorat PSKBS DIRJEN Pelindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI dengan Sanggar seni Pusaka Aru Teater Garis Lurus Langkat. Hal ini tentunya bentuk upaya Penguatan Kearifan Lokal dalam rangka mencegah konflik Sosial dan penyebaran faham Radikalisme,” tuturnya.

Pengambilan gambar Tari Zapin Langkat di mangrove Lubuk Kertang, Sumatra Utara, Jumat (25/9/2020)
Pengambilan gambar Tari Zapin Langkat di mangrove Lubuk Kertang, Sumatra Utara, Jumat (25/9/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Lanjut, Selaku Pengarah Lapangan Pembuatan Video, Teguh Syahputra.S.Sn, menyampaikan dalam pembuatan vidio tersebut juga direncanakan ada 12 tari Melayu Langkat, dengan mengambil lokasi kawasan wisata yang ada di Langkat sebagai latar belakangnya. Pengambilan atau pembuatan video dilaksanakan pada 17 September 2020 lalu, di lokasi wisata pertanian Desa Securai Kec.Babalan, Kabupaten Langkat.

“Jadi kami ambil lokasi syuting di lokasi wisata pertanian Desa Securai Kec.Babalan, Kabupaten Langkat. Hal ini juga demi melestarikan tempat wisata Kabupate kami,” pungkasnya.

Selaku Pengasuh Sanggar Seni Pusaka Aru Teater Garis Lurus Langkat, Datok Seri Drs. H. Zainal Arifin.AKAi. Si, M.Pd, menyampaikan tarian yang akan disajikan melalui Video ini berjumlah 12 tari, sebagian besar hampir hilang, seperti tari Berahoi mengirik padi, tari Ikan Kekek,tari bordah dan lainnya. lalu, lokasi dan latar belakang tarian ini mengambil keindahan Alam wisata Langkat memang lah sengaja.

Merari Siregar

Kesulatanan Asahan

“ibarat kata pepatah sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, tarian dilestarikan, kawasan wisata kita perkenalkan. Seperti hari Rabu tanggal 23 September 2020 dilaksanakan perekaman Syuting video tari di kawasan Wisata Mangrove Desa Lubuk Kertang Berandan Barat, dengan dua tarian Japin Langkat dan Tari Tanah Langkat,” ujarnya.

Sambungnya, pada hari Sabtu (26/9) akan dilaksanakan perekaman syuting video klip tersebut di Kawasan wisata Bukit Lawang. Sebelum itu juga kami sudah melaksanakan syuting beberapa waktu yang lalu, di lokasi Wisata Laut di Desa Perlis Berandan, Besitang, lapangan Golf Tangkah Lagan, kawasan Wisata Pantai Pasir Hitam Kec.Gebang dan lahan pertanian Desa Securai Selatan Kec.Babalan.

Ia juga menambahkan, tarian melayu seperti tarian Berahoi, merupakan gambaran mengirik padi,dimasa panen tiba bagi kalangan masyarakat melayu. Dimana kalangan muda-mudi merupakan arena pertemuan, sembari mengirik padi memisahkan antara buah padi dengan jerami bagi kalangan pemudanya.

Pengasuh Sanggar Seni Pusaka Aru Teater Garis Lurus Langkat, Datok Seri Drs. H. Zainal Arifin.AKAi. Si, M.Pd sedang mengngambil gambar Tari Ber Ahoii mengirik padi di desa securei, Langkat, Sumatera Uatara.
Pengasuh Sanggar Seni Pusaka Aru Teater Garis Lurus Langkat, Datok Seri Drs. H. Zainal Arifin.AKAi. Si, M.Pd sedang mengngambil gambar Tari Ber Ahoii mengirik padi di desa securei, Langkat, Sumatera Uatara. (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

“Sementara kalangan nak daranya, melakukan kegiatan menggerongseng padi muda, lalu sekelompok menumbuk dalam lesung memisahkan isi padi muda dengan kulit untuk dijadikan emping padi, sebahagian menampi padi dan sebahagian membakar lemang, sembari bernyanyi dalam berbalas pantun,” ucapnya.

Nah, itulah yang dilakukan dalam kegiatan berahoi yang digambarkan dalam tarian berahoi oleh Sanggar Seni Pusaka Aru Teater Garis Luris Langkat dengan mengambil lokasi syuting di Desa Securai Utara. Dimana desa tersebut merupakan lumbung padi untuk kecamatan Babalan.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved