Museum Perkebunan Indonesia Dapat Bantuan Program CSR dari PTPN III Bekisar 545 Juta

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyerahkan Corporate Social Resposibility (CSR) kepada Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) berupa dana.

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
SEVP Bisnis Support PTPN III, Bapak Suhendri menyerahkan bantuan CSR ke Museum Perkebunan Indonesia secara simbolis yang diterima oleh Direktur Eksekutif Musperin Sri Hartini, Gedung BKSPPS, Jalan Palang Merah, Kota Medan, Selasa (8 September 2020) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyerahkan Corporate Social Resposibility (CSR) kepada Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) berupa dana sebesar Rp 545.874.946 berlangsung pada hari Selasa 8 September 2020 di, Gedung BKSPPS Badan Kerjasama Perusahaan Perkebunan Sumatera (BKSPPS) lantai 2, Jalan Pemuda dan jalan Palang Merah, Kota Medan, Selasa (8/9/2020).

Pembina Yayasan Musperin, Dr Hasril Hasan Siregar mengatakan, bantuan tersebut diserahkan oleh SEVP Bisnis Support PTPN III Suhendri kepada Direktur Eksekutif Museum Perkebunan Indonesia, Dra Sri Hartini M.Si disaksikan secara virtual oleh Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Museum Perkebunan Indonesia Soedjai Kartasasmita, Direktur Holding PTPN Dr. Ir. Mohammad Abdul Ghani, Prof DR Bungaran Saragih (Menteri Pertanian tah 2000-2004).

“Tak hanya itu saja yang menyaksikan, bapak Rusman Eriawan (Wakil Menteri Pertanian periode 2011-2014), Ir Gamal Naser (Dirjen Perkebunan 2010-2016), Rohan F Mochtar, Sekjen Asosiasi Museum Indonesia Sigit Gunardjo, Ir. Purwadi dari IInstiper Yogyakarta, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan serta didampingi oleh Direktur PPKS Ir Edwin Lubis, Dr Hasril Hasan Siregar, Ir Andi Soewignyo (GM Socfindo), Fransiska Ginting (Socfindo) dan Direktur Eksekutif Beranda warisan Sumatera, Sri Shindi Indira yang hadir di gedung BKS PPS ini,” ucapnya.

Jadi, berbagai elemen juga hadir dalam acara ini, baik dari kalangan media, akademisi, penggiat pelestarian Cagar Budaya. Lanjutnya, acara penyerahan dana CSR dari PTPN III ini dirancang dengan kombinasi off line dan on line. Ia juga menyampaikan, bahwa dana CSR dari PTPN 3 akan digunakan untuk merenovasi Museum Perkebunan Indonesia 2, yang berada di lantai 1 Gedung BKSPPS.

“Ya dana itu digunakan untuk menyempurnakan tata pameran tetapnya, dan membuat fasilitas pendukung berupa café yang sekaligus sebagai ruang serba guna,” ujarnya.

Serikat Pekerja Pertamina UPMS I Gelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 di Medan

Ia juga menambahkan, dana tersebut juga digunakan untuk perawatan gedung, salah satunya penanggulangan rayap dan perbaikan elemen interior yang sudah rusak. Sebab, Gedung BKSPPS ini usianya sudah lebih dari 100 tahun. Kemudian, Direktur Holding PTPN Dr Ir. M. Abdul Ghani mengatakan gedung BKSPPS merupakan aset perkebunan, dan ia juga memberikan dukungan sepenuhnya untuk pengembangan Museum Perkebunan Indonesia II, yang diinisiasi oleh Soedjai Kartasasmita, dan dikelola secara baik selama ini.

“Jadi saya berharap kepada Perusahaan Perkebunan lainnya, untuk terus membantu perkembangan Musperin dan situs cagar budaya lainnya di kota Medan,” ucapnya kepada awak media.

SEVP Bisnis Support PTPN III, Bapak Suhendri menyerahkan bantuan CSR ke Museum Perkebunan Indonesia secara simbolis yang diterima oleh Direktur Eksekutif Musperin Sri Hartini, Gedung BKSPPS, Jalan Palang Merah, Kota Medan, Selasa (8 September 2020)
SEVP Bisnis Support PTPN III, Bapak Suhendri menyerahkan bantuan CSR ke Museum Perkebunan Indonesia secara simbolis yang diterima oleh Direktur Eksekutif Musperin Sri Hartini, Gedung BKSPPS, Jalan Palang Merah, Kota Medan, Selasa (8 September 2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Dalam sambutannya SEVP Bisnis Suport PTPN III, Suhendri menyampaikan supaya dana bantuan CSR PTPN III dapat dimanfaatkan secara maksimal, dan PTPN III berkomitmen untuk mendukung perkembangan Musperin selanjutnya. Tak hanya itu saja, Pendiri dan Ketua Pembina Musperin, Soedjai Kartasasmita menyampaikan ucapan terimakasih kepada Direktur Holding PTPN III yang telah membantu melaui dana CSR.

“Karena yang amat penting dari BKSPPS adalah arsip Dakstiloskopi, yang menangani arsip pekerja kebun di Sumatera dan mungkin satu satunya arsip sejenis di Indonesia. Diharapkan arsip arsip tersebut dapat dilestarikan dengan baik dan diusulkan Ke UNESCO sebagai Memory of The Word Register,” pungkasnya.

Lalu, Ketua Asosiasi Museum Indonesia yang diwakili oleh Sekjen Sigit Gunardjo, memberikan apresiasi yang tinggi kepada PTPN III yang telah memberikan bantuan dalam pengembangan Musperin 2.

Ia juga menyampaikan program ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan museum lainnya di Indonesia.

Menikmati Keseruan Rivapark di Delipark Mall Medan

“Jadi saaya juga berharap semoga program ini dapat menjadi inspirasi, terkhusus inspirasi bagi musuem-museum yang ada di Indonesia. Saya juga sangat, memberikan suatu apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh PTPN III dengan memberikan suatu bantuan kepada Musperin 2,” tuturnya.

Kemudian, Direktur Eksekutif Beranda Warisan Sumatra (BWS), Sri Shindi Indira, dalam acara ini memberikan sambutan dan apresiasi atas bantuan dana CSR yang dikucurkan oleh PTPN III untuk pengembangan Musperin 2. Beliau mengatakan siap bekerjsama dan membantu dalam proses renovasi dan dokumentasi gedung BKS PPS yang merupakan bangunan cagar budaya dengan usia lebih dari 100 tahun.

“Jadi saya juga menekankan bahwa pelaksanaan renovasi ini harus mengikuti langkah dan prosedur yang ditetapkan oleh Undang-undang No. 11 tahun 2010 tentang Cagar budaya. Semoga dengan pengembangn Musperin 2 kiprahnya semakin meningkat, dalam pelayanan kepada masyarakat di Kota Medan maupun di Indonesia.

Terutama bagi kelompok muda, sehingga tugas meneruskan nilai-nilai sejarah, budaya bangsa dapat dilakukan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved