Serikat Pekerja Pertamina UPMS I Gelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 di Medan

Pada 22 Agustus 2020 di Kota Medan, Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I menggelar sidang Musyawarah Anggota ke-5 dengan tema “Memperkuat Peran

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Acara Musyawarah Anggota Organisasi SPP UPMS I, Sabtu 22 Agustus 2020 di salah satu Convention Hall Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN-BLOGWIKI.com – Pada 22 Agustus 2020 di Kota Medan, Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I menggelar sidang Musyawarah Anggota ke-5 dengan tema “Memperkuat Peran Strategis Serikat Pekerja Dengan Soliditas dan Integritas untuk Mengahadapi Tantangan Produktivitas Dalam Menjaga Kelangsungan Bisnis Perusahaan”.

Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina UPMS I, Sutrisno, menyanpaikan perlu diketahui bersama, Musyawarah Anggota merupakan puncak pesta demokrasi yang sangat sakral dalam sebuah organisasi.

Disamping sebagai simbol telah berakhirnya masa kepengurusan SPP UPMS I masa bakti tahun 2017 – 2020, Musyawarah Anggota juga sebagai momentum peralihan kepemimpinan dan kepengurusan baru dalam rangka mempertahankan roda organisasi. Hal ini agar dapat terus eksis dan berkembang lebih baik. Selain itu, musyawarah anggota ini juga sebagai bentuk manifestasi yang telah diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART SPP UPMS I) yang menjadi landasan utama organisasi.

“Tidak terasa sudah masuk tahun ke- 3 kami mengemban tugas yang telah diamanahkan oleh konstituen sebagai pengurus SPP UPMS I masa bakti 2017 – 2020. Seperti yang kita ketahui bersama, seyogyanya musyawarah anggota ini harus dilaksanakan pada bulan April yang lalu, namun mempertimbangkan beberapa isu yg harus disikapi secara bijak, seperti Pandemik Covid-19 secara serta berbagai dinamika problematika yang terjadi baik di internal Perusahaan dan Negeri ini,” ujarnya pada wartawan Tribun Medan.

Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I Menggelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 yang sedang melakukan doa bersama di Salah Satu Convention Hall Kota Medan, Sabtu 22 Agustus 2020.
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I Menggelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 yang sedang melakukan doa bersama di Salah Satu Convention Hall Kota Medan, Sabtu 22 Agustus 2020. (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Sambungnya, dengan segala keterbatasan pada bulan April yang lalu, kami telah mampu membuktikan bahwa SPP UPMS I tetap bisa eksis di tengah kondisi yang tidak kondusif. Baik dengan melakukan jajak pendapat secara virtual terkait kondisi yang belum memungkinkan dilaksanakannya musyawarah anggota. Sebagai solusi memperoleh mufakat agar organisasi ini dapat tetap exist dan tidak terjadi kevakuman kepengurusan dimasa transisi. Sehingga melalui jajak pendapat yang lalu, kami diberikan kepercayaan oleh konstituen untuk dapat melanjutkan kepengurusan maksimal satu tahun atau sampai kegiatan Musyawarah anggota dapat diselenggarakan.

“Alhamdulillah, berkat do’a, kerja keras, kerja cerdas dan soliditas kami bersama sebagai aktifis dan didukung juga oleh berbagai pihak baik dari FSPPB dan Manajemen khususnya Manajemen MOR I, hari ini kami dapat melaksanakan kegiatan yang sudah kami persiapkan sejak lama meskipun dengan berbagai keterbatasan,” ucapnya.

Pao An Tui

Delipark Mall Medan

Lanjutnya, perlu diketahui bersama sesuai amanat PKB dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Bahwa fokus utama SPP UPMS meliputi tiga aspek penting, yang harus tetap dipertahankan. Pertama, menjaga hak dan kesejahteraan pekerja dan keluarga dapat terpenuhi dengan baik oleh perusahaan. Kedua, memberikan perlindungan dan advokasi kepada anggota terkait hubungan industrial. Ketiga, menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan dengan tetap mempertahankan eksistensi serikat pekerja ditengah – tengah pengambilan kebijakan perusahaan, yaitu dengan turut serta mengawal kebijakan-kebijakan strategis perusahaan kedepannya.

Ia juga menyampaikan, sebagai bukti integritas dan komitmen organisasi, SPP UPMS I bersama Serikat Pekerja Pertamina lainnya yang terafiliasi di bawah naungan FSPPB tetap konsen mengawal arah kebijakan perusahaan dan para pemangku kepentingan. Terutama terkait akan berakhirnya beberapa blok-blok migas strategis di Indonesia, dan rencana perusahaan dalam pengembangan bisnis baru dan bisnis eksisting.

Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I Menggelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 di Salah Satu Convention Hall Kota Medan, Sabtu 22 Agustus 2020.
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) UPMS I Menggelar Sidang Musyawarah Anggota ke-5 di Salah Satu Convention Hall Kota Medan, Sabtu 22 Agustus 2020. (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

“Proses pengawalan ini tidak serta merta menjadi hal yang mudah untuk dilakukan, karena diperlukan berbagai rangkaian macam proses. Salah satunya adalah dengan aksi nyata Bela Pertamina yang dilakukan para aktivis dengan turun ke jalan bersama FSPPB di Jakarta pada tahun 2018 lalu,” uajrnya.

Selain itu, proses pendekatan, sosialisasi, dan penjaringan dukungan dari rekan-rekan mahasiswa di berbagai provinsi, hubungan baik dan pihak eksternal seperti wartawan, pengamat migas, dan Universitas Pertahanan yang sudah dijalin dengan baik selama ini. Ia juga menjelaskan tidak dapat  dipungkiri sampai detik ini, berbagai upaya dan usaha pelemahan terhadap Pertamina terus dilakukan oleh berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam bisnis migas di Negeri ini.

PT KAI Tertibkan Bangunan Liar di Emplasemen Pulu Raja

Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah

Namun, SPP UPMS I membuktikan bahwa sampai dengan detik ini dan seterusnya masih tetap fokus menolak upaya privatisasi dan swastanisasi dengan dalih IPO (Initial Public Offering). Baik dengan 'menggalang kekuatan dari berbagai elemen dan mendukung FSPPB untuk berjuang secara elegan dan legal melalui jalur konstitusional.

“Kedaulatan Energi Nasional akan selalu dan terus diperjuangkan, sebagai bukti bahwa organisasi ini dibentuk tidak hanya untuk menjaga hak-hak normatif pekerja. Akan tetapi lebih mulia dari itu untuk menjaga Kedaulatan Energi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Dalam hal ini, ia juga menambahakan, SPP UPMS I bersama FSPPB melakukan Aksi Bela Pertamina dengan upaya-upaya hukum. Bahkan turun ke jalan untuk menolak atau menggugat kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan konsep ketahanan energi. Hal ini dilakukan bukan untuk memprovokasi masyarakat, akan tetapi sebagai bentuk aktualisasi bahwa SPP UPMS I siap berada sebagai garda terdepan melindungi Pertamina dan kedaulatan NKRI.

“kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus SPP UPMS I, FSPPB, Serikat Pekerja lainnya yang terafiliasi di bawah FSPP dan Manajemen khususnya Manajemen MOR I sebagai wakil perusahaan, yang selalu memberikan dukungan dan aktif membangun komunikasi yang baik, dalam rangka menjaga hubungan yang harmonis. Agar tujuan Organisasi dan Perusahaan secara keseluruhan dapat berjalan secara beriringan dan terlaksana dengan baik,” kaatanya.

Ia juga berharap kedepannya, dengan bersama-sama dapat mewujudkan SPP UPMS I menjadi organisasi yang lebih baik dan proaktif. Agar menjadi inisiator dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik lagi bagi Pekerja, dan, kelangsungan bisnis Pertamina sebagai perusahaan yang dapat menjaga kedaulatan negeri. Maupun itu menjamin terpenuhinya hajat hidup masyarakat akan Energi. 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved