Sari Kurma Aulia Jadi Olahan Kurma Pertama di Sumut sebagai Penangkal Corona

Tak hanya pulau lain di Indonesia yang memiliki olahan kurma menjadi Sari Kurma. Sumut juga memiliki prodak lokal, seperti Sari Kurma Aulia,

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Kemasan Botol Prodak Sari Kurma olahan anak Sumut, di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan, Rabu (17/6/2020)

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Tak hanya pulau lain di Indonesia yang memiliki olahan kurma menjadi Sari Kurma. Sumut juga memiliki prodak lokal, seperti Sari Kurma Aulia, yang merupakan olahan sari kurma pertama di Sumut.

Bahkan, sari kurma ini dipercaya sebagian masyarakat Medan sebagai penangkal Virus Corona.

Sebagai pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah Sari Kurma Aulia, Aulia Andri, mengatakan prodak sari kurma ini baru saja berdiri pada akhir bulan Maret 2020.

Berada di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan. Namun, sudah mendapat pangsa pasar yang begitu pesat. Hingga, saat ini pemesanan Sari Kurma Aulia sudah sampai di luar porvinsi Sumut, seperti tanah Aceh, Jakarta dan Riau.

"Awalnya tak ada tak ada niat membuat prodak sari kurma. Aku awalnya beli kurma mau dibagikan dengan teman-teman dan keluarga karena mau Ramadan. Aku saat itu beli sekitar 25 Kg, jadi ada sisa aku coba coba buat sari kurma la," tuturnya.

Sambungnya, setelah melakukan percobaan membuat sari kurma, ada beberapa kali tidak jadi sari kurma. Pertama kali mencoba, olahan kurma tersebut menjadi keras seperti dodol. Ketika percobaan ketiga dan keempat kalinya, baru menjadi sari kurma.

Kurma yang direndam sedang diolah menjadi prodak Sari Kurma olahan anak Sumut, di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan, Rabu (17/6/2020)
Kurma yang direndam sedang diolah menjadi prodak Sari Kurma olahan anak Sumut, di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan, Rabu (17/6/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Yagasu Aceh Ciptakan Yagasu Mart Guna Penuhi Kebutuhan Dapur Berkualitas Secara Online

"Setelah jadi, aku beri kepada teman-teman terdekat sebagai tester. Ternyata, aprrsiasi teman-teman mengatakan bagus hasilnya dan enak dikosumsi. Kemudian, aku baca-baca lah kahasiat sari kurma itu, ternyata bagus. Sebagai anti oksida, mencegah virus, membangun daya tahan tubuh dan khasiat lainnya," ucapnya.

Bahkan, untuk pengidap sakit gula dan tak mau gemuk sari kurma ini bisa. Lalu, timbul lah ide untuk berdagang sari kurma. Apalagi, saat ini di tengah pandemi Covid-19, sari kurma ini juga bisa untuk meningkatkan kekebalan tubu.

"Alhamdulillah sampai saat ini prodak Sari Kurma Aulia ini lumayan, pemesanan sudah sampai Jakarta, Aceh dan Riau. Awalnya sari kurma ini namanya Sarib Kurma Al Barakah, tetapi teman-teman menyarankan pakai namaku, jadi lah Sari Kurma Aulia," katanya.

Lanjutnya, kebetulan olahan kurma menjadi sari kurma di pulau Sumatera belum ada yang memproduksi. Indonesia hanya ada di pulau Jawa, seperti Bogor dan Depok. Jika ada yang menjual di Sumatera, itu hanya beli perkilo di pulau Jawa. Maka, dengan begitu diciptakan lah prodak Sari Kurma pertama di Sumatera khas Sumatera Utara.

"Kebanyakan Sari Kurma yang dijual di Sumut ini merupakan prodak Pulau Jawa. Jadi mereka beli kiloan dan di packing ulang di sini. Maka harganya pun mahal dibanding Sari Kurma Aulia," ucapnya.

Aulia Andri pemilik Sari Kurma Aulia sedang berswafoto dengan prodak Sari Kurma olahan anak Sumut, di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan, Rabu (16/6/2020).
Aulia Andri pemilik Sari Kurma Aulia sedang berswafoto dengan prodak Sari Kurma olahan anak Sumut, di Jalan Danau Marsabut Nomor 9, Kota Medan, Rabu (16/6/2020). (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Moco Garace

Ia juga menjelaskan untuk 1 Kilogram Kurma bisa menjadi 350 gram sari kurma. Untuk 175 gram perbotol Sari Kurma Aulia dibanderol Rp 35 ribuan. Bahkan, tak hanya sari kurma saja, Ia juga membuat prodak Susu Kurma dengan harga Rp 15 ribut perbotol.

Kemudian, cara proses pembuatan kurma menjadi sari kurma cukup lama. Prosesnya bisa memakan waktu sampai dua hari. Untuk kurmanya sendiri diambil dari negeri Arabsaudi, Mesir dan Tunisia. Sementara ini baru saja memproduksi 350 Kilogram sari kurma.

"Karena di dunia ini penghasil kurma terbaik itu Mesir dan Arabsaudi serta Tunisia. Jadi kami ambil dari distributornya, dan kurma nya jenisnya semi dry," tuturnya.

Lanjutnya, prosenya kurmanya itu direndam selama 12 jam menggunakan air mineral yang steril dengan sesuai takaran. Setelah direndam, baru dipisahkan biji kurmanya. Lalu diblender dan dipress. Kemudian, keluarlah air sari kurmanya. Setelah itu baru dimasak dan diolah air sari kurmanya.

"Nah air sari kurmanya itu bisa banyak, ketika dimasak bisa mengental dan jadi lah sari kurma. Kemudian, dikemas lalu dijual. Lalu prodak ini bisa bertahan selama satu tahun dan tampa pengawet," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
102 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved