Yagasu Aceh Ciptakan Yagasu Mart Guna Penuhi Kebutuhan Dapur Berkualitas Secara Online

Pandemi COVID-19 yang berdampak pada hampir semua sektor ekonomi, mendorong YAGASU ACEH tak tinggal diam. Hal ini karena melihat sebagian masyarakat

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Flyer YAGASU MART yang merupakan sarana penghubung nelayan dan petani yang berada diwilayah program Yagasu Sumatra, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Pandemi COVID-19 yang berdampak pada hampir semua sektor ekonomi, mendorong YAGASU ACEH (Non Government Organization yang selama ini bergerak di restorasi, mitigasi perubahan iklim dan konservasi mangrove), tak tinggal diam.

Hal ini karena melihat sebagian masyarakat di kawasan pesisir yang berprofesi sebagai nelayan di lokasi penanaman mangrove, untuk tetap mampu menghidupi kelangsungan hidupnya.

Selaku Program Director Yagasu, Meilinda Suriani Harefa, menyampaiakan, ide Yagasu Market yang dikenal dengan Y_Mart muncul diawali dengan keluh kesah para nelayan.

Hal itu terkait paut, sulitnya menjual hasil tangkapan nelayan, dan, produksi tambak saat pandemik COVID-19. Biasanya para nelayan tradisional, dan petambak menjual hasilnya kepada tengkulak, serta, agen penampung hasil tambak.

“Namun, efek Pendemi Covid 19 daya tampung tengkulak ataupun agen tidak banyak. Faktor ini dikarenakan jalur ekspor tertutup ke negara lain. Maka, Yagasu Market sebagai salah satu solusi untuk memasarkan produk nelayan, dan sebagai petambak langsung kepada konsumen,” ucapnya.

Intip Keunikan Masker Motif Batak sebagai Pencegah Virus Corona

Lanjutnya, Yagasu Market ini merupakan sarana penghubung nelayan dan petani yang berada diwilayah program Yagasu. Baik dengan konsumen, sehingga nelayan dan petani untuk menjual produk pertanian dengan harga yang adil dan kuantitas yang berkelanjutan. Selain itu, Yagasu Market menjadi wadah yang memudahkan para ibu rumah tangga, untuk berbelanja kebutuhan dapur secara online tanpa harus ke luar rumah.

“Seperti, Ikan, Udang, Sayur, Buah, dan Lauk-pauk yang dibeli akan langsung diantarkan ke rumah konsumen. Hal ini tentunya sangat mendukung pembatasan sosial, yang dilakukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Dengan Konsumen tetap di rumah, dan kebutuhan dapurnya akan diantarkan langsung ke rumah secara gratis,” ujarnya.

Udang Produk dari YAGASU MART, yang merupakan sarana penghubung nelayan dan petani yang berada diwilayah program Yagasu Sumatra, Selasa (16/6/2020).
Udang Produk dari YAGASU MART, yang merupakan sarana penghubung nelayan dan petani yang berada diwilayah program Yagasu Sumatra, Selasa (16/6/2020). (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Dalam hal ini, Meilinda juga mengatakan kekhawatiran masyarakat terutama kaum ibu untuk berbelanja ke pasar tradisional di masa pandemi Covid-19, membuat kehadiran toko online yang diberi nama Yagasu Market, cepat diterima masyarakat Kota Medan. Apalagi saat ini, konsumen cukup memanfaatkan fitur WhatsApp, Facebook atau pun Instagram jika ingin memesan.

Ancol Arung Jeram

“Khususnya produk perikanan seperti Ikan dan Udang kami menjamin bahwa produk yang kami tawarkan adalah produk organik yang tidak menggunakan pelet sebagai pakannya dan dibudidayakan dengan metode silvofishery yakni melibatkan tumbuhan mangrove sebagai sumber oksigen bagi Ikan dan Udang sehingga kualitas yang dihasilkan jauh lebih berkualitas daripada yang berada di pasaran.” Ujarnya.

Adapun manfaat yang didapatkan para nelayan dan petani yang bermitra dengan Yagasu Mart adalah mereka akan dimudahkan dalam pendistribusian langsung ke konsumen. Para nelayan dan petani juga akan diedukasi dan semua sistem penjualan diterapkan secara transparansi.

Untuk Konsumen di wilayah Medan bisa berbelanja di Yagasu Mart ini dengan menghubungi admin +62 822-7759-0602 / +62 822-7759-0597 dan mengikuti account Instagram dan Facebook @yagasumart. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved