Pajak Ikan Lama, Pasar yang Miliki Cerita Sejarah Masa Kolonial Belanda

Sebutan Pajak Ikan Lama ini sudah lama populer sejak masa Kolonial Belanda, dan sebagian orang Medan menyebutnya sperti itu. Tetapi, nama pasar atau

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Gambaran Aktivitas Pajak Ikan Lama yang merupakan tempat pedagang tekstil terbesar di Medan, Jalan Stasiun. Kereta Api, Kesawan Kota Medan, Rabu (18/3/2020) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Ada beberapa pasar atau tempat pusat perdagangan di Medan, menyimpan cerita sejarah yang berkaitan dengan masa Kolonial Belanda. Salah satunya Pajak Ikan Lama, yang terletak di Jalan Stasiun, Kesawan, Kota Medan.

Sebutan Pajak Ikan Lama ini sudah lama populer sejak masa Kolonial Belanda, dan sebagian orang Medan menyebutnya sperti itu.

Tetapi, nama pasar atau pajak tersebut saat ini, mencerminkan sebagai tempat pedagang ikan.

Melainkan, pedagang grosir yang menjual  tekstil, pakaian, mulai dari baju, celana, kebaya, batik, busana tradisional, jilbab, mukena, sajadah dan karpet.

Cambridge Hotel Medan

Gambaran Parkiran kereta pengunjung yang memadati area jalan  Pajak Ikan Lama, Jalan Stasiun. Kereta Api, Kesawan Kota Medan, Rabu (18/3/2020)
Gambaran Parkiran kereta pengunjung yang memadati area jalan Pajak Ikan Lama, Jalan Stasiun. Kereta Api, Kesawan Kota Medan, Rabu (18/3/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Memang saat ini, Pajak Ikan Lama Medan terkenal sebagai centra pedagang tekstil, baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara.

Namun pada saat masa Kolonial Belanda terkenal sebagai pusat pedagang ikan terbesar di Medan.

Oleh sebab itu nama Pajak Ikan Lama Melekat sampai saat ini.

Salah satu pedagang tekstil di Pajak Ikan Lama, Zubaidi Abu Bakar, mengatakan konon kabarnya Tjong A Fie yang membuat Pajak Ikan Lama ini menjadi centra terbesar pedagang ikan di Medan.

Tjong A Fie memindahkan emporium bisnisnya ke Kota Medan, termasuk membangun bisnis pasar ikan, sayuran dan obat-obatan.

Kemudian sekitar tahun 1970-an Pajak Ikan Lama, beralih menjadi pedagang kain sampai saat ini.

Pajak Ikan Lama ini tak hanya menjual tekstil saja, melainkan terkenal dengan pedagang yang menjual produk-produk dari Arab Saudi.

Seperti, kurma, air zam-zam dan lainnya. 

Lalu, berdasarkan salah satu pedagang bernama Boy, menjelaskan Pajak Ikan Lama beroperasional dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB, setiap harinya.

Biasanya Pajak Ikan Lama ini ramai pada bulan Ramadan, menjelang lebaran, Natal dan menjelang lebaran Idu Adha.

Resto Rainbow Park

Salah satu pedagang lagi memeperlihatkan songket di kiosnya yang terletak Pajak Ikan Lama, Jalan Stasiun. Kereta Api, Kesawan Kota Medan, Rabu (18/3/2020)
Salah satu pedagang lagi memeperlihatkan songket di kiosnya yang terletak Pajak Ikan Lama, Jalan Stasiun. Kereta Api, Kesawan Kota Medan, Rabu (18/3/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

"Kalau ramai penggujung itu saat mau lebaran idul fitri, natal, Idul Adha, bulan Ramadan dan hari besar lainnya. Akan tetapi, di hari Sabtu dan Minggu, juga ramai. Biasanya yang datang itu dari wisatawan Malaysia, Sinagapura yang belanja. Baru-baru ini orang Tiongkok, kalau luar kota, seperti Aceh, Dumai, dan Pekanbaru," tuturnya.

Selanjutnya, salah satu pengunjung dari Padang, Sabriandi Erdian, menagtakan Pajak Ikan Lama merupakan ikon Kota Medan.

Ia juga menyampaikan, kalau datang ke Medan selalu berkunjung ke Pajak Ikan Lama.

Karena, Pajak Ikan Lama juga menyimpan kenangan baginya.

“Kenangan di Pajak Ikan Lama Medan ini, ketika saya membeli seprangkat alat salat untuk mahar ketika saya ingin hendak melamar atau mempersunting istri saya. Jadi Pajak Ikan Lama ini menyimpan kenangan indah.Kalau hari ini mau belik untu persiapan istri menyambut Ramadan,” pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR
91 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved