Melestarikan Budaya Karo Melalui Siwaluh Jabu di Kota Medan

Bangunan Siwaluh Jabu yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, merupakan rumah adat Karo. Bangunan Siwaluh Jabu, baru saja ada

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Rumah Adat Karo, Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2019) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com – Bangunan Siwaluh Jabu yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, merupakan rumah adat Karo. Bangunan Siwaluh Jabu, baru saja ada di Kota Medan semenjak dua tahun silam, pada 2018.

Sebelumnya, bangunan Siwaluh Jabu ini berada di Desa Pernantin, Kecamatan Juhar Tanah Karo, Kabupaten Karo, Rabu (18/3/2020).

Bangunan Siwaluh Jabu yang sudah ada semenjak 1893 di desa tersebut, dipindahkan ke Kota Medan, oleh Fernando Barus.

Hal ini tentunya atas kesepakatan bersama oleh pemanggku adat yang ada di desa tersebut.

Cambridge Hotel Medan

Tampak dari samping Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2019)
Tampak dari samping Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2019) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Pemindahan bangunan tersebut, bertujuan untuk melestarikan budaya Karo melalui bangunan Siwalah Jabu, kepada generasi muda Kota Medan dan sekitarnya.

Bangunan Siwaluh Jabu ini dibangun kembali di atas lahan tanah seluah 7000 meter kubik. Kemudian, luas bangunan Siwaluh Jabu 14 meter x 16 meter persegi.

Bangunan Siwaluh Jabu ini juga merupakan bangunan rumah adat suku Karo di Kota Medan.

Lalu, material bangunan yang dipakai seperti kayu hutan yang sudah ratusan ada pada tahun 1893. Namun, yang diganti hanya beberapa lembar kayu untuk lantai bangunan.

Resto Rainbow Park

Moningkat sedang menunjukkan ijuk sebagai atap Rumah Adat Karo, Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2020)
Moningkat sedang menunjukkan ijuk sebagai atap Rumah Adat Karo, Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Selain itu, bangunan ini juga memiliki 10 ribuan batang bambu untuk kerangka atapnya. Lalu, atapnya menggunakan ijuk yang berasal dari pohon aren.

Ijuk yang dipakai sebagai atap dikarenakan ijuk sangat tahan sampai ratusan tahun. Kemudian, atap yang terbuat dai ijuk pun ada fungsinya, selain menyimpan panas juga menyimpan dingin.

Kemudian, di dalam ruangan bangunan terdapat empat dapur yang selayaknya ada di Siwaluh Jabu pada saat itu.

Lalu, ke depannya di dalam bangunan Siwaluh Jabu akan diisi terkait galeri yang menyajikan benda-benda peninggalan masyarakat Karo pada zaman dahulu.

Selanjutnya, di sisi dinding luar bangunan Siwaluh Jabu terdapat ukiran bangunan. Ukiran tersebut pun masih asli dan terjaga dengan baik, serta diberi warna agar lebih kelihatan menarik.

Teri Bajak

Penjaga Rumah Adat Karo, Moningkat sedang menunjukkan Tungku Masak di Rumah Adat Karo, Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2020)
Penjaga Rumah Adat Karo, Moningkat sedang menunjukkan Tungku Masak di Rumah Adat Karo, Siwaluh Jabu, yang terletak di Jalan Bunga Herba 5 Nomor 89 Kota Medan, Rabu (18/3/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Selain itu, ukiran yang terdapat sisi diding luar tampa sambungan. Begitupun dengan kayu yang menjadi penyanggah serta kerangka bangunan juga tak ada sambungan.

Tak hanya itu saja, bangunan Siwaluh Jabu ini dibangung tampa menggunakan paku.

Selanjutnya, Siwaluh Jabu juga dibangun seperti rumah panggung, dan dibawah difungsika sebagai tempat ternak, penyimpanan lumbung padi, dan menyimpan hasil panen atau bibit perkebunan serta pertanian.

Selain itu, rumah adat yang didirikan seperti rumah panggung itu, berfungsi juga sebagai keselamatan. Di antara lain, seperti agar terhindar dari binatang-binatang buas, kemudian anti gempa serta tidak terkenal oleh banjir.

Simbol-simbol Bangunan Siwaluh Jabu Mengajarkan Moral Kebaikan

Menurut keterangan pengurus bangunan Siwaluh Jabu, Moningkat Perangin-angin, menyampaikan bangunan Siwaluh Jabu memiliki simbol-simbol adat yang mengajarkan moral kebaikkan pada msayarakat Karo pada zaman dahulu dan sampai saat ini.

Simbol pertama merupakan nama yaitu Siwaluh Jabu.

Ikuti kami di
KOMENTAR
89 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved