Ikan Holat Jadi Kuliner Khas Padangsidempuan

Indonesia memiliki banyak kuliner tradisional dan asal khas daerahnya masing-masing. Salah satunya Ikan Holat merupakan kuliner khas Padangsidempuan.

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
tribun-medan/HO/Reza
Satu Porsi Ikan holat di Rumah Makan Batunadua Indah, Padangsidempuan, Sumut, Sabtu (1/2/2020) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Indonesia memiliki banyak kuliner tradisional dan asal khas daerahnya masing-masing.

Salah satunya Ikan Holat merupakan kuliner khas Padangsidempuan, satu di antara daerah yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (1/2/2020).

Ikan Holat ini biasanya dapat disantap di restoran-restoran atau rumah makan yang ada di Kota Padangsidempuan.

Tak hanya di kota tersebut, di Kota Medan juga dapat disantap, namun jarang sekali ditemui.

Biasanya yang menjual menu ikan tersebut berada di rumah makan khas Mandailing.

Ikan holat merupakan kuliner Khas Padangsidempuan, Sumatera Utara, Sabtu (1/2/2020)
Ikan holat merupakan kuliner Khas Padangsidempuan, Sumatera Utara, Sabtu (1/2/2020) (tribun-medan/HO/Reza)

Namun yang paling banyak menjual Ikan Holat di daerah Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara (Sumut).

Biasanya Ikan Holat, sangat cocok menjadi menu untuk makan siang, bersama teman atau keluarga.

Ikan Holat terbuat dengan bahan dasar ikan yang dibakar atau diasapi. Kemudian disajikan dengan kuah atau berkuah.

Menu yang satu ini memang sangat berbeda dari sajian ikan bakar pada umumnya, yang disajikan dengan sambal atau sambal kecap.

Ikan Holat dibuat dengan menggunakan beberapa bahan dan bumbu khas Padangsidempuan seperti kulit kayu tanaman balakka.

Kulit kayu ini hanya terdapat di hutan kawasan Tapunuki Selatan, Sumut. Kemudian, ikannya merupakan ikan jurung.

Ikan tersebut adalah jenis ikan endemis yang rasanya manis dan biasanya dapat ditemukan di sungai-sungai di Padang Bolak.

Selanjutnya, nama hidangan ini berasal dari kata "holat" yang berarti dalam bahasa konvensi masyarakat setempat yaitu kelat.

Rasa Kelat tersebut timbul dari raasa yang ada di dalam "bumbu utama" untuk kuah siramannya, yang dicampur potongan pakkat atau tunas rotan dengan rasa kelatnya.

Gedung Pengadilan Negeri Medan

Pakkat yang digunakan adalah umbut rotan yang masih sangat muda dan rasanya agak pahit.

Akan tetapi rasa gurih akan terasa ketika menikmati Ikan Holat tersebut dengan nasi putih yabg hangat.

Apalagi ditemani dengan sambal khas Padangsedempuan yang memiliki ciri khas tersendiri.

Salah satu warga Medan, Reza Perdana, yang pernah berkunjung ke Ruma Makan Mandiling di Medan maupun di Padangsidempuan.

Reza Perdana mengaku selalu memesan menu Ikat Holat dan Ikan Gulai Asap, sebagai hidangan yang disantapnya setiap datang ke Rumah Makan tersebut.

“Iya Karena menu tersebut merupakan khas daerahnya. Makanya kalau tak makan itu kurang sah rasanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
79 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved