Gedung Pengadilan Negeri Medan

Gedung Pengadilan Negeri Kota Medan yang merupakan bangunan cagar budaya. Gedung Pengadilan Negeri Medan ini terletak di ibukota provinsi Sumatera -

Gedung Pengadilan Negeri Medan
Tribun-medan/Aqmarul Akhyar
Ruangan Sidang Cakra I di Pengadilan Negeri Medan di Jalan Pengadilan Kelurahan No8, Petisah Tengah, Kec Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/1/2020) 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Di balik bangunan atau gedung-gedung modern yang menculang tinggi di Kota Medan.

Ternyata masih ada gedung atau bangunan yang merupakan cagar budaya atau bangunan kuno warisan masa Hindia Belanda. 

Satu di antaranya Gedung Pengadilan Negeri Kota Medan yang merupakan bangunan cagar budaya.

Gedung Pengadilan Negeri Medan ini terletak di ibukota Provinsi Sumatera Utara yakni Kota Medan.

Gedung Pengadilan Negeri Medan merupakan bekas gedung Landraad yang merupakan bangunan yang dibangun pada zaman pemerintahan Hindia Belanda sekitar tahun 1911.

Setelah kemerdekaan Indonesia, gedung tersebut menjadi Gedung Pengadilan Rendah. Setalah itu berganti menjadi Gedung Pengadilan Negeri Medan.

Taman Buaya Asam Kumbang

Pamplet Gedung Pengadilan Negeri Medan, Jalan Pengadilan Kelurahan No8, Petisah Tengah, Kec Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/1/2020)
Pamplet Gedung Pengadilan Negeri Medan, Jalan Pengadilan Kelurahan No8, Petisah Tengah, Kec Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/1/2020) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Gedung Pengadilan Negeri Medan terletak di Jalan Pengadilan Kelurahan No. 8, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara atas tanah seluas 5.336 M2 dengan luas bangunan 3379 M2.

Kemudian bangunan Kantor Pengadilan Negeri Medan yang sufah ditetapkan sebagai satu di antara cagar budaya oleh Pemerintah Kota Medan yang mana bangunannya tidak boleh diubah secara fisik.

Selanjutnya, Gedung Pengadilan Negeri Medan merupakan tempat pelaksana kekuasaan kehakiman di lingkungan peradilan umum.

Dalam hal ini, Pengadilan Negeri Medan memiliki tugas pokok. Seperti, Mengadili dan menyelesaikan perkara yang diajukan kepadanya sesuai dengan Undang-Undang No. 84 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman Peradilan Umum.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Afritria
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved