Lima Angkutan Umum Dalam Kota yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Kota Medan

Apabila berkunjung ke Kota Medan, tidak merasakan angkutan umum dalam kota. Maka, kurang pas rasanya bila berlibur ke kota ini

Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar
Becak Dayung Pak Tantri, merupakan alat transportasi antar kota dengan jarak dekat atau angkutan umum dalam Kota Medan, yang berada di Pasar Peringgan Kota Medan, Kamis (14/11/2019) 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar.

TRIBUNMEDANWIKI.com - Saat berkunjung ke Kota Medan, kurang pas rasanya jika tidak merasakan angkutan umum dalam kota yang ada di kota yang terkenal dengan julukan Kota Bika Ambon tersebut.

Ada lima angkutan umum dalam Kotayang wajib dicoba bila berkunjung ke Medan.

Lima angkutan umum dalam Kota Medan bisa dibilang sangat unik, dan tidak akan bisa sama dengan di kota lain.

Lima angkutan umum dalam Kota Medan yang bisa digunakan di antaranya Becak Dayung, Sudako, Bentor, Bemo dan Bus antar Kota yaitu Damri.

Kemudian, lima angkutan ini juga merupakan angkutan umum yang sudah melegenda di Kota Medan.

Berikut penjelasannya terkait lima angkutan umum dalam Kota Medan.

1. Becak Dayung

Becak Dayung sudah lama populer menjadi angkutan umum atau transportasi dalam kota Medan.

Ada yang berkata becak dayung dari zaman Presiden Suharto, ada pula yang menyebutkan dari zaman kolonial Belanda.

Akan tetapi, ada pula yang menjelaskan becak dayung dikenal di Indonesia bermula dari negeri tetangga.

Dalam tulisan Lea Jellanik dalam Seperti Roda Berputar. Bahwa becak didatangkan ke Batavia dari Singapura dan Hongkong pada 1930-an.

Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943 menyebut becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia Akhir 1930-an.

Hal Ini diperkuat dengan catatan perjalanan seorang wartawan Jepang ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Makassar.

Dalam catatan berjudul “Pen to Kamera” terbitan 1937 itu disebutkan, becak ditemukan orang Jepang yang tinggal di Makassar, bernama Seiko-san yang memiliki toko sepeda.

Seiko-san membuta hal seperti itu karena penjualan sepeda seret. Seiko-san memutar otak agar tumpukan sepeda yang tak terjual bisa dikurangi.

Dia membuat kendaraan roda tiga, dan terciptalah becak.Akan tetapi banyak versi tentang perkembang becak di Indonesia dan Kota Medan.

Meskipun saat ini, becak dayung sudah sangat jarang ditemukan di Kota Medan.

Becak Dayung Pak Tantri, merupakan alat transportasi antar kota dengan jarak dekat atau angkutan umum dalam Kota Medan, yang berada di Pasar Peringgan Kota Medan, Kamis (14/11/2019)
Becak Dayung Pak Tantri, merupakan alat transportasi antar kota dengan jarak dekat atau angkutan umum dalam Kota Medan, yang berada di Pasar Peringgan Kota Medan, Kamis (14/11/2019) (Tribun-medan/ Aqmarul Akhyar)

Becak dayaung hanya dapat ditemui di titik titik tertentu Kota Medan, seperti di Pasar yang terletak di Jalan Iskandar Muda.

Kemudian di Pusat Pasar atau sering dikenal dengan sebutan Sambu dan dapat ditemukan di pusat-pusat pasar yang ada di Kota Medan.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
28 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved