Tribun Medan Wiki

Mengenal Sepetintas Sejarah Balai Yasa Pulubrayan Peninggalan Kolonial Belanda di Kota Medan

berdirinya Balai Yasa Pulubrayan berkaitan dengan Kolonial Belanda yang pada saat itu menjajah negeri Indonesia.

Mengenal Sepetintas Sejarah Balai Yasa Pulubrayan Peninggalan Kolonial Belanda di Kota Medan - bangunan-balai-yasa-pulubrayan-saat-ini.jpg
Tribun-medan/HO/Humas Kantor KAI Divre I Sumatera Utara
Bangunan Balai Yasa Pulubrayan saat ini yang terletak di Jalan Ps. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2019)

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUNMEDANWIKI.com, - Balai Yasa yang disingkat (BY) merupakan istilah dalam per-keretaapian Indonesia, yang merujuk pada tempat, yang digunakan untuk perawatan besar sarana perkeretaapian, serta yang dimiliki oleh operator.

Balai Yasa terdapat di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Balai Yasa Pulubrayan yang terletak di Jalan Ps. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara.

Awal sejarah berdirinya Balai Yasa Pulubrayan berkaitan dengan Kolonial Belanda yang pada saat itu menjajah negeri Indonesia. 

Munculnya ide pembangunan kereta api di Wilayah Sumatera Timur (yang saat ini Sumatera Utara), diprakarsai oleh perkembangan yang cepat dari perkebunan tembakau yang dibuka sejak pertengahan abad ke-19.

Pelajar Ambachts School tengah mengunjungi Balai Yasa Pulubrayan, potret tahun 1926, tampak pintu masuk Balai Yasa yang selesau dibangun pada tahun 1921 yang terletak di Jalan Ps. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2019).
Pelajar Ambachts School tengah mengunjungi Balai Yasa Pulubrayan, potret tahun 1926, tampak pintu masuk Balai Yasa yang selesau dibangun pada tahun 1921 yang terletak di Jalan Ps. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2019). (Tribun-medan/HO/Humas Kantor KAI Divre I Sumatera Utara)

Hal ini diungkap dari cacatan data sejarah terkait cerita Balai Yasa Pulubrayan, yang diberikan oleh Kepala Bagian Humas Kantor KAI Divre I Sumatera Utara, Bapak Muhammad Ilud Siregar.

Seorang pengusaha tembakau di Jawa, Jacibus Nienhuys dengan P.W. Jansen, dan G.C. Clemen membuat sebuah perusahan tembakau Deli Maatschappij tanggal 24 Desember 1866.

Perkembangan hasil tembakau Deli Maatschappij tidak diimbangi dengan pengangkutan yang memadai.

Deli Maatschappij membutuhkan transportasi yang lebih cepat, bermuatan besar dan tidak terganggu akibat lumpur di jalan ketika musim hujan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Tags
Belanda
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved