Kisah Persahabatan Sejati Soekarno-Hatta: Beda Pandangan Politik, tapi Saling Sayang di saat Susah

Soekarno dan Hatta adalah sahabat sejati yang saling menyayangi satu sama lain, tak peduli seberapa besar perbedaan pandangan politik keduanya.

REPRO: KOMIK GREAT COLLECTION
Ir Soekarno dan Mohammad Hatta. Kisah Persahabatan Sejati Soekarno-Hatta: Beda Pandangan Politik, Tapi Saling Sayang di saat Susah. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bagi kebanyakan orang Indonesia saat ini, nama Ir Soekarno dan Mohammad Hatta mungkin lebih dikenal sebagai nama bandara ataupun nama jalan.

Juga fakta yang tak terbantakan bahwa kedua tokoh besar ini adalah Founding Fathers bangsa Indonesia.

Soekarno-Hatta adalah Proklamator Indonesia, yang nama dan tanda tangannya abadi dalam lembaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

hatta01
Soekarno dan Hatta saat ditawan Belanda. (Arsip Museum Belanda)

Keduanya juga mewarisi pandangan politik, yang meski berbeda, namun masing-masing punya fondasi yang kuat.

Yang kurang terpublikasi adalah mereka pernah mengalami masa-masa "bermusuhan" secara politik.

Namun, Soekarno dan Hatta adalah sahabat sejati yang saling menyayangi satu sama lain, tak peduli seberapa besar perbedaan pandangan politik keduanya.

Baca: Kisah Soekarno Suruh Hoegeng Ganti Nama, Hoegeng Menolak: Pembantu Saya Namanya Soekarno

Baca: Ternyata Joko Widodo Bukan Nama Asli Jokowi: Kisah Unik Nama Presiden, dari Bung Karno hingga Jokowi

Apalagi di saat-saat genting, baik Soekarno maupun Hatta memperlihatkan makna persahabatan sejati.

Dikutip dari laman historia.id, pada tulisan berjudul Secuil Kisah Persahabatan Sukarno-Hatta, yang ditulis M F Mukthi, terasa betul bagaimana kedua tokoh besar ini saling menyayangi satu sama lain.

Bagi dwitunggal Soekarno dan Mohammad Hatta, politik adalah jalan untuk mewujudkan idealisme.

Karena itu, keduanya kerap berdebat bahkan hingga ketika sudah sama-sama tak muda. 

Namun bagi keduanya, politik tak boleh memasuki ranah kehidupan pribadi.

Baca: Menterinya Dibilang Goblok saat Aksi Demonstrasi Mahasiswa 1966, Presiden Soekarno Tersinggung

hatta002
Bung Karno dan Bung Hatta. (Arsip Nasional RI/Majalah LIFE)

Maka kendati perdebatan kerap mewarnai perjalanan keduanya dalam kehidupan bernegara, hubungan pribadi dan keluarga Bung Karno dan Bung Hatta selalu baik dan hangat.

Persahabatan keduanya merupakan kisah manis dalam perjalanan sejarah bangsa.

Banyak orang menjadi saksinya.

Pengusaha Hasjim Ning, keponakan Bung Hatta yang kemudian menjadi sahabat Bung Karno, merupakan salah seorang yang paling sering menyaksikan persahabatan kedua proklamator itu.

Persahabatan Bung Karno dan Bung Hatta bahkan sudah lebih dulu ada sebelum Hasjim mengenal Bung Karno.

Kisah itu terjadi pada 1938, ketika Hasjim mengerjakan tugas dari ayahnya yang menjadi pemegang proyek rehabilitasi jalan raya Bengkulu-Manna.

Suatu hari, Hasjim mendapat telepon dari sang ayah yang mengatakan dirinya mendapat surat dari Bung Hatta di Banda Neira.

Surat yang dibawa oleh orang Tionghoa rekan Bung Hatta dan ayah Hasjim itu memuat pesan Bung Hatta agar ayah Hasjim membantu keperluan Bung Karno selama di Bengkulu.

Bung Hatta mendengar kabar Bung Karno dipindahkan tempat pengasingannya dari Ende ke Bengkulu.

Tags
Soekarno
Ikuti kami di
KOMENTAR
20 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved